Translate

Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

8 Bulan 'Gak' Digaji, Irfan Bachdim Pindah dari Persema

Saturday, February 2, 2013

Irfan Bachdim
Irfan Bachdim telah meninggalkan Persema Malang. Pemain berdarah Belanda itu resmi hijrah ke klub Thailand Premier League (TPL), Chonburi FC, dengan kontrak selama satu musim.

Lewat akun Twitter-nya @IrfanBachdim10, dia menceritakan alasannya secara panjang lebar mengapa memilih bergabung dengan Chonburi. Pemain 24 tahun ini menyebut Persema sempat menyulitkan proses transfernya ke Thailand.

"Persema tidak bekerja sama dengan saya untuk menyelesaikan proses transfer. Saya tidak digaji 8 bulan di Persema. Siapa yang bisa bekerja 8 bulan tanpa digaji? Saya bisa karena saya mencintai sepakbola," ungkap Irfan.

"Namun sekarang saya perlu membuat pernyataan bahwa saya tak bisa lagi bermain tanpa dibayar. Saya dan keluarga butuh makan," lanjutnya.

Irfan juga kecewa dengan sikap Persema karena menurutnya ingin menghancurkan kariernya. Laskar Ken Arok dianggap tak ingin menyelesaikan kontrak suami dari Jennifer Kurniawan ini.

"Aturan FIFA menyebutkan setelah 3 bulan Anda tak digaji makan Anda berstatus BEBAS TRANSFER!" tulis mantan pemain FC Utrecht ini.

"Jika Persema ingin merusak karier saya maka akan sulit bagi saya untuk memberikan yang terbaik untuk Indonesia," tegasnya.

Kini Irfan bertekad memberikan yang terbaik untuk klub barunya. Menurutnya Chonburi adalah pilihan terbaik untuk meningkatkan diri.

"Saya membuat pilihan baik dengan bertanya pada Chonburi apakah saya bisa menjalani trial di sana. Dan saya membuktikan diri dengan mendapatkan tempat dalam seleksi mereka," katanya.


 bola.viva.co.id
Continue Reading | comments

Persib Vs Persipura Bermain Imbang 1-1

Sunday, January 13, 2013

MESANINT, Bandung - Gol Parfait Mbida Messi di masa injury time berhasil membuat keadaan menjadi seri saat bertanding dengan Persipura Jayapura di Stadion Siliwangi, Minggu (13/1/13) malam WIB.

Laga berakhir imbang 1-1 setelah kedua tim sama-sama mencetak satu gol lewat sepak pojok. Persipura unggul lebih dulu lewat sundulan Bio Paulin di babak pertama sementara Persib menyamakan lewat sontekan lutut Messi.

Susunan pemain inti:
Persib Bandung: I Made Wirawan; Abanda Herman, Naser Al Sebai, Tony Sucipto, Supardi; Muhammad Ridwan, Mbida Messi, Hariono, Atep; Kenji Adachihara, Dzumafo Epandi. Pelatih: Djadjang Nurdjaman

Persipura Jayapura: Yoo Jae Hoon; Ricardo Salampessy, Otavio Dutra, Bio Paulin; Ruben Sanadi, Ian Kabes, Imanuel Wanggai, Lim Jun Sik, Zah Rahan; Boas Solossa, Patrich Wanggai. Pelatih: Jacksen F Thiago.


Continue Reading | comments

Lini Belakang Lemah, Persija KO di Hajar Tenggarong 2-1



MESANINT, Jakarta - Pertandingan antara Persija dan Tenggarong dimenangkan Tenggarong di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/1/13).

Tim tamu berhasil mencetak gol melalui Jajang Mulyana dan Esteban Herrera melalui eksekusi penalti, sedangkan gol bagi Persija dilesakkan oleh Pedro Javier Velazquez.

Di menit ke-20 saat bek tengah Nugrah Nanak maju meninggalkan penyerang lawan, Jajang Mulyana, agar terperangkap offside, bek sayap Persija justru bergerak mundur. Alhasil, Jajang berada dalam posisi legal saat menerima terobosan Zulkifli Syukur. Sontekan Jajang dari dalam kotak penalti ke sudut kiri bawah gawang lawan tak mampu dijangkau kiper lawan.
Keunggulan itu tak bertahan lama. Melalui sebuah serangan dari sisi kanan, Fabiano Beltrame mengirimkan umpan silang datar dari sisi kiri pertahanan lawan. Bola disambut tendangan keras Pedro Velazquez di menit ke-21, mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Mitra Kukar akhirnya unggul pada menit ke-38 lewat titik putih. Tendangan Septiahadi dari luar kotak penalti mengenai lengan bek Macan Kemayoran, Ngurah Nanak. Wasit Dony Setia dengan tegas menunjuk titik putih. Esteban Herrera sukses mengeksekusi penalti ke tengah gawang.

Susunan pemain inti:
Persija Jakarta: Galih Sudaryono (kiper), Fabiano Beltrame, A.A Ngurah Nanak, Syahroni, Mu'min Aliansyah, Ferry Komul, Robertino Pugliara, Anindito Wahyu, Johan Juansyah, Defri Riski, Pedro Javier. Pelatih: Iwan Setiawan.

Mitra Kukar:Syamsidar (kiper), Hamka Hamzah, Jovo Paulonie, Zulkifli Syukur, Ahmad Bustomi, Zulham Zamrun, Arif Suyono, Jajang Mulyana, Esteban Jose Herrera, Paulo Daniel, Septiahadi. Pelatih: Stefan Hansson.
Continue Reading | comments

Surat Pribadi untuk Roy Suryo dari Pengamat Olahraga

Saturday, January 12, 2013

Roy Suryo Notodiprojo akhirnya ditetapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Menpora baru pengganti Andi Alifian Mallarangeng yang mundur usai ditetapkan sebagai tersangka kasus Hambalang. Apa yang harus jadi prioritas Roy Suryo, 44 tahun, dalam mengemban tugas berat itu? Berikut surat terbuka saya yang berisi harapan-harapan kepada Menpora baru yang akan dilantik Selasa (15/1) pekan depan:

Menpora baru yang terhormat,

Mungkin saya hanya salah satu dari jutaan rakyat Indonesia yang terkejut mendengar nama Anda sejak beberapa hari terakhir “mendadak” muncul sebagai kandidat kuat Menpora baru. Bukan bermaksud meragukan, tapi nama Anda memang tak sempat terbersit di benak banyak orang yang umumnya lebih menjagokan Hayono Isman, Max Sopacua, bahkan Puan Maharani.

Bagi saya, kekagetan ini sedikit bernuansa pribadi karena sejak dulu lebih mengenal Anda sebagai ahli telematika. Saya teringat masa-masa tahun 1993-1994 saat saya –sebagai Redaktur Pelaksana Majalah Vista TV—harus menyunting kiriman tulisan-tulisan Anda yang sangat teknis tentang siaran televisi, parabola, atau satelit.

Namun kekagetan saya semestinya tak perlu terjadi karena Anda rupanya sudah menjalani proses “seleksi” itu selama sepekan. Saya juga “lupa” jika Anda termasuk satu dari sedikit orang yang memenuhi kriteria untuk posisi Menpora pada saat ini: muda, kader Partai Demokrat, dan jauh dari kemungkinan terjerat “masalah hukum” .

Tokoh muda Demokrat yang muncul di panggung politik nasional memang banyak. Terbukti, ada 10 nama yang bersaing, dari Achsanul Qosasi hingga I Gede Pasek Suardika. Namun, sampai saat ini, nama Anda memang paling jarang dikaitkan dengan isu-isu yang merugikan kredibilitas partai.
Inilah pertimbangan politis yang mungkin tak banyak dipahami publik. Pilihan Presiden SBY rupanya sudah didasari berbagai pertimbangan lain yang komprehensif. Beliau tak ingin dalam sisa masa baktinya hingga 2014 nanti harus ganti Menpora lagi karena masalah hukum.

Benar bahwa korelasi latar belakang, kapabilitas, dan kompetensi jadi hambatan bagi Anda untuk memangku jabatan ini. Bahkan, hingga detik-detik menjelang pengumuman resmi, saya masih sempat menduga Presiden SBY akan membuat kejutan dengan menempatkan Anda sebagai Menkominfo dan Tifatul Sembiring atau Helmy Faishal Zaini (Menteri PDT) digeser ke pos Menpora.

Rupanya, Presiden SBY sudah sangat mantap memilih Anda. Tak peduli selama beberapa hari terakhir jagat dunia maya begitu hiruk-pikuk mempertanyakan penunjukan Anda. Poin utamanya, sekali lagi, soal kapabilitas dan kompetensi yang membuat ekspektasi publik jadi begitu rendah.
Namun, jika direnungkan lagi, mungkin memang itu yang diinginkan Presiden SBY. Latar belakang dan pengalaman Anda yang “minim” di dunia olahraga dan kepemudaan justru bisa jadi nilai lebih pada saat ini. Tak seperti pendahulu Anda, Bung Roy diharapkan bisa bekerja lebih leluasa, tanpa beban, dan tanpa titipan dari kelompok tertentu yang bisa merepotkan saat harus menyelesaikan dualisme PSSI dan konflik internal KNPI.

Menpora baru yang terhormat,

Kata sebagian orang, menjabat Menpora sesungguhnya lebih merupakan musibah ketimbang anugrah. Bagi seorang politikus, Menpora konon bukanlah jabatan bergengsi. Namun, ironisnya, pada saat ini justru beban persoalannya sangat berat. Sejak hari pertama dilantik nanti, saya yakin Anda akan merasakan hal itu.

Salah satu persoalan terberat yang harus Anda atasi sesuai arahan Presiden SBY adalah menyelesaikan kisruh sepak bola nasional. Itu sama sekali bukan soal mudah –semudah Anda membuktikan bahwa foto-foto syur Rahma Azhari ternyata asli. Bahkan apapun keputusan dan solusi yang Anda tempuh mungkin tak akan pernah memuaskan pihak-pihak yang berseberangan.

Maka, langkah terbaik yang perlu Anda tempuh adalah teguh berjalan di atas rel hukum dan peraturan perundang-undangan. Urusan pemuda, ikuti saja Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Untuk olahraga, patuhi saja Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional berikut peraturan-peraturan pelaksanaannya serta ketentuan terkait seperti Statuta FIFA dan Piagam Olimpiade.
Dengan teguh berjalan di rel tersebut, sebagian kalangan mungkin tetap tak puas. Namun itulah jalan terbaik yang bisa menjaga Anda selamat menjalani jabatan yang mungkin tak sampai dua tahun ini.

Saya sekali lagi dibuat terkejut ketika Anda menyatakan akan membentuk kepengurusan baru PSSI yang “tidak ada lagi keterikatan dengan kepengurusan yang sekarang”. Jika direalisasikan, itu bisa menjadi sebuah bentuk intervensi Pemerintah yang berpotensi mengundang FIFA bertindak. Sebagai Menpora, jelas Anda berhak mengatasi masalah persepakbolaan nasional. Tapi membentuk kepengurusan baru PSSI itu soal lain lagi dan ada aturannya sendiri.

Pada saat ini, jauh lebih bijak jika Anda memenuhi arahan Presiden SBY untuk berkonsultasi dengan FIFA, AFC, KOI, dan KONI mencari solusi terbaik bagi sepak bola Indonesia. Apalagi proses rekonsiliasi sedang berjalan dan peta jalan (roadmap) penyelesaian juga sudah disodorkan PSSI kepada FIFA-AFC. Jadi, tetaplah berjalan di rel hukum dan aturan main yang berlaku.

Menpora Adhyaksa Dault (2004-2009) telah membuat sejarah dengan melahirkan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional. Andi Mallarangeng (2009-2012) juga mencatat sejarah lain dengan menjadi menteri aktif pertama yang jadi tersangka.

Kini, Bung Roy pun berpeluang mencatatkan nama Anda dalam sejarah dengan menyelesaikan kemelut sepak bola nasional. Namun, jika langkah Anda keliru, tak mustahil sejarah yang dibuat justru sesuatu yang pahit untuk dikenang: Indonesia dihukum oleh FIFA. Bukan itu Bung yang kami harapkan dari Anda….

* Penulis adalah pengamat olahraga


Sumber: detik.com
Reporter: Santosa
Redaktur: Mesanint
Continue Reading | comments

Timnas Task Force Resmi Dibubarkan

Kompasiana
Timnas Task Force bentukan pemerintah yang bertugas membantu menyelesaikan polemik persepakbolaan nasional resmi dibubarkan setelah dinilai sukses melaksanakan tugasnya.

"Dengan penjelasan dari AFC bahwa tidak ada sanksi bagi Indonesia, kami menilai satgas telah memenuhi tugasnya dengan baik. Oleh karena itu tugas Satgas dinyatakan selesai," kata Pelaksana tugas Menpora Agung Laksono di Jakarta, Jumat.

Tim Task Force bentukan pemerintah ini diketuai oleh Ketua KOI Rita Subowo, Ketua Umum KONI Tono Suratman, mantan Ketua PSSI Agum Gumelar, serta dua perwakilan pemerintah Djoko Pekik Irianto serta Yuli Mumpuni. Menurut dia, dengan penjelasan dari AFC, tindak lanjut penyelesaian polemik sepak bola Indonesia antara PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin dengan KPSI diserahkan ke Komite Olimpiade Indonesia (KOI). "Meski diserahkan ke KOI proses penyelesaian polemik akan terus mendapatkan pantauan dari AFC," kata pria yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.

Agung menegaskan, AFC meski menyerahkan kewenangan ke KOI, tetap meminta untuk melakukan pengawasan terhadap implementasi empat butir kesepakatan yang dibuat di Kuala Lumpur Malaysia, 7 Juni 2012. Empat butir kesepakatan yang harus dijalankan adalah pengembalian empat anggota Komite Eksekutif PSSI yang sebelumnya diberhentikan, perubahan statuta PSSI, penyatuan liga serta penyelenggaraan kongres dengan peserta sesuai KLB Solo 9 Juli 2011. "Kesepakatan yang telah ada itu harus secepatnya dilakukan," kata Agung Laksono dengan tegas.

Sebelum ada keputusan ini Plt Menpora Agung Laksono melakukan pertemuan dengan Plt Presiden AFC Zhang Jilong. Dalam pertemuan itu dibahas hasil pertemuan dengan PSSI dan KPSI yang difasilitasi oleh KOI.


Sumber: Inilahkoran.com
Reporter: Ss
Redaktur: Mesanint
Continue Reading | comments

Liputan Cirebon

Berita Nasional

Internasional

Mesanint Grup Santosa Innovation. Powered by Blogger.
 
Supported by : Santosa Innovation | Terminal Air Budiraja Mertasinga - Cirebon
Copyright © 2013. Mesanint - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger